PB IDI menyatakan bahwa kondom adalah alat kesehatan yang mampu mencegah penularan infeksi menular seksual (termasuk HIV) bila digunakan pada setiap kegiatan seks berisiko -- Hindari diskriminasi dan stigmatisasi pada orang rawan dan orang yang telah terkena HIV

Seratusan Balita di Papua Positif HIV/AIDS

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua Josef Rinta mengemukakan ada seratus lebih anak-anak usia bawah lima tahun di provinsi paling timur itu yang positif terinfeksi penyakit mematikan HIV/AIDS, yang mayoritas ditularkan sang ibu saat proses kelahiran.

"Data kita ada 116 Balita positif HIV/AIDS di Papua, yang terinfeksi saat proses kelahiran oleh ibunya," kata dia di Jayapura, Kamis (1/3).

Josef mengatakan, bayi dapat langsung terinfeksi HIV akibat kurangnya pemahaman ataupun sosialisasi pencegahan untuk ibu hamil yang sudah positif HIV kepada bayinya. Sebab, apabila sang ibu bisa mengetahuinya, akan dilakukan penanganan pihak medis terkait, sehingga bisa mengurangi risiko anak ikut tertular saat kelahiran.

"Kalau diketahui dan ditangani secara baik oleh medis, resiko bayi tidak tertular HIV/AIDS saat dilahirkan bisa mencapai 80 persen. Makanya kita selalu minta semua ibu hamil agar lakukan test HIV atau Volluntary Councelling Test (VCT)," ujarnya.

Menyinggung penanganan medis pada para balita yang masuk kategori Orang Dengan HIV/Aids (ODHA), dikatakan Josef, sama dengan ODHA umumnya, pihaknya terus melakukan pendampingan dan pengobatan secara berkesinambungan pada penderita.


Sumber: http://metrotvnews.com/read/news/2012/03/01/83594/Seratusan-Balita-di-Papua-Positif-HIV/AIDS/6